Selasa, 09 Juni 2015

MANUSIA DAN PENDERITAAN

Penderitaan adalah suatu keadaan dimana kita merasa disakiti atau di tindas secara fisik maupun mental. Contoh secara fisik yaitu : mengalami suatu musibah, terkena penyakit, dll. Contoh secara mental yaitu : mendapat cacian, di kecewakan, di kucilkan, di khianati dan di itnggalkan. Dalam pengertian lain, penderitaan berasal dari kata "derita" ,dan kata derita berasal dari bahasa sansekerta "dhra" yang artinya menahan atau menanggung. Penderitaan bisa saja di alami oleh semua orang. Penderitaan sesorang belum tentu sama dengan penderitaan yang di alami oleh orang lain. Tingkat intensitas penderitaan juga bertahap yaitu dari yang ringan hingga yang berat. Penderitaan merupakan langkah awal sesorang untuk bangkit dari keterpurukan agar menjadi lebih baik dari sebelumnya. Penderitaan adalah salah satu ‘teman terbaik’ manusia karena mau atau tidak, setiap manusia akan merasakan penderitaan entah apapun bentuknya penderitaan itu, tidak ada satupun yang tidak akan merasakan penderitaan. Akan banyak usaha yang pasti dilakukan manusia sehingga tidak sedikit yang bahkan berlaku curang dalam hidupnya agar tidak hidup dalam penderitaan. Penderitaan dapat berupa apa saja. Kemiskinan, penyakit parah, cacat fisik ataupun mental, hanya sebagian dari sekian banyak penderiataan yang bisa menimpah manusia. Salah besar jika ada yang berpendapat bahwa penderitaan itu identik dengan kemiskinan, karena buktinya tidak hanya orang miskin yang dapat menderita, orang kaya sekalipun dapat mengalami penderitaan. Koruptor contohnya, dosa yang mereka lakukan tanpa disadari akan membawa penderitaan pada mereka di kemudian hari, penyakit-penyakit berat yang biasa dialami oleh orang-orang kaya akan menghampiri mereka, belum lagi tuduhan yang akan muncul ketika pada akhirnya kedok mereka sebagai koruptor diketahui oleh hukum, itu benar-benar akan menjadi ‘bonus’ penderitaan yang hatus mereka tanggung. Sementara itu dikubu orang miskin, penderitaan biasanya datang dari biaya hidup yang makin memberatkan, penyakit-penyakit yang hampir selalu datang menghampiri. Bahkan orang-orang dengan ketekunan beribadahnya sangat baik, hingga pemuka-pemuka agama dapat merasakan penderitaan. Ini membuktikan bahwa penderitaan tidak pandang bulu dalam mencari korbannya. Penderitaan memang akan selalu ada dalam setiap fase hidup manusia, namun seberat apapun penderitaan, jika kita dapat menyingkapinya sebagai cobaan hidup yang mengharuskan kita untuk berupaya agar menjadi individu yang lebih baik, maka kita akan lebih mengerti akan kehendak pencipta untuk hidup kita dibumi. referensi http://fajarisman31.blogspot.com/2015/05/manusia-dan-penderitaan.html

MANUSIA DAN KEINDAHAN

PENGERTIAN KEINDAHAN Keindahan berasal dari kata Indah, Keindahan adalah sifat dari sesuatu yang memberi kita rasa senang bila melihatnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya. Herbet Read merumuskan bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerapan-pencerapan indrawi manusia. Pengertian keindahan menurut para ahli : 1. Thomas Aquinos (1225-1274) mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bila mana dilihat (Id qout visum placet). 2. Khalil Gibran mengungkapkan bahwa Keindahan adalah sesuatu yang menarik jiwamu. Keindahan adalah cinta yang tidak memberi namun menerima. 3. Baumgarten adalah Keindahan adalah keselur uhan yang merupakan susunan yang teratur dari bagian- bagian yang saling berhubungan satu sama lain, atau dengan keseluruhan itu sendiri. 4. The Liang Gie dalam bukunya “ Garis Besar Estetik” (Filsafat Keindahan), dalam bahasa Inggris Keindahan diterjemahkan dengan kata “Beautiful”, bahasa Perancis “Beau” , Italia dan Spanyol “Bello” , kata-kata itu ber asal dar i bahasa Latin “Bellum” , akar katanya adalah “Bonum” yang berarti Kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi “Bonellum” dan terakhir dipendekkan menjadi “bellum”. Dapat membedakan antara keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Keindahan dalam suatu kualitas yang abstrak adalah keindahan yang tak dapat terlihat secara fisik dan bersifat tidak beraturan, tetapi nilai dari keindahan itu dapat dirasakan,seperti contoh keindahan ketika merasakan angin yang berhembus. Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah kebalikan dari Keindahan dalam suatu kualitas yang abstrak, dimana keindahan itu dapat dirasakan, dilihat maupun dapat dikenang selama kita mengingatnya. KEINDAHAN YANG SELUAS-LUASNYA Pengertian keindahan yang seluas-luasnya meliputi: Keindahan Seni, Keindahan Alam, Keindahan Moral, Keindahan Intelektual. Keindahan seni Keindahan seni adalah keindahan yang tercipta dari hasil karya seseorang tehadap seni. Seni sering sekali menjadi penghubung keindahan agar bisa dinikmati oleh pengamat objeknya. Seseorang paling dominan menikmati keindahan itu lewat seni. 2. Keindahan alam Keindahan alam adalah keindahan yang sudah ada di alam sekitar kita. Keindahan yang ada bisa dinikmati oleh penglihatan kita. 3. Keindahan moral Keindahan moral adalah keindahan yang tercipta dari tingkah laku dan perilaku kita sehari-hari. 4. Keindahan intelektual keindahan intelektual adalah pemikiran yang indah berdasarkan ilmu pengetahuan. Tulisan ini bukanlah mencari pengertian mengenai kata keindahan intelektual. Referensi : http://meilimeili.wordpress.com/2011/03/10/bab-iv-manusia-dan-keindahan-keindahan-yang-seluas-luasnya/ http://adeadangsuryana.wordpress.com/tag/definisi-keindahan/ http://sariphusein41.blogspot.com/2012/06/manusia-keindahan-1.html http://cilhes.blogspot.com/2014/10/manusia-dan-keindahan-softskill-tugas-5_20.html http://fajarisman31.blogspot.com/2015/05/manusia-dan-keindahan.html

KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSTRAAN

A. Hakikat Manusia dan Kebudayaan Ilmu budaya dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar – dasar kebudayaan. Budaya memang merupakan salah satu jiwa dari nilai – nilai yang ada di dalam masyarakat. Hakikat manusia adalah hal – hal yang berkaitan mutlak dalam kehidupan manusia dan merupakan hal – hal yang secara pasti akan terjadi secara historis. Hakekat manusia itu sendiri adalah suatu sejarah, maka hakekat manusia itu sendirinya hanya dapat dilihat dalam sejarah perjalana manusia itu sendiri. Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki system nilai. Secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia, yaitu : Hakikat hidup manusia : hakikat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstrem. Hakikat karya manusia : setiap kebudayaan hakikatnya berbeda – beda untuk hidup kedudukan , gerak hidup untuk menambah karya. Hakikat waktu manusia : hakikat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda, masa lalu atau masa kini. Hakikat alam manusia : ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam ada juga yang harus menyangkut dengan alam. Hakikat hubungan dengan manusia : mementingkan hubungan antara manusia baik vertical maupun horizontal. Mengapa manusia dikaitkan dengan kebudayaan? Hubungan antara manusia dan kebudayaan secara sederhana adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia dari sisi lain hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis. Proses dialektis teripta melalui tiga tahap : Eksternalisasi : proses dimana manusia mengekspresikan dirinya. Obyektivitas : proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif Internalitas : proses dimana masyarakat kembali di pelajari manusia. Fungsi, hakekat dan sifat kebudayaan kebudayaan Fungsi kebudayaan adalah untuk mengatur manusia agar dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak dan berbuat untuk menentukan sikap kalai akan berhubungan dengan orang lain didalam menjalankan hidupnya. Kebudayaan berfungsi sebagai : Suatu hubungan pedoman antara manusia atau kelompok Wadah untuk menyalurkan perasaan – perasaan dan kehidupan lainnya Pembimbing kehidupan manusia Pembeda antara manusia dan binatang Contoh Kasus : Banyak sekali kebudayaan Indonesia yang telah dicuri oleh Negara lain. Sudah menjadi rahasia public kini banyak kebudayaan Asli Indonesia yang telah diakui oleh Negara lain diantara nya : 1. Angklung 2. Kesenian tari Reog Ponorogo 3. Batik 4. Tari Pendet dan Kecak 5. Dll. Kini saat kebudayaan itu dicuri dan diakui oleh Negara lain masyrakat Indonesia seakan geram dan kelimpungan dengan tingkah laku si pencuri tersebut tetapi kalau boleh dilihat dimasa sebelum hal ini terjadi masyrakat Indonesia Seakan bungkam 1000 bahasa,tidak terlalu menjaga dan meminati kebudayaan tersebut karena telah dianggap kuno dan tidak modern atau tidak sesuai dengan perkembangan zaman globalisasi saat ini . Tanggapan : Menurut saya apabila dilihat secara pandangan umum jika masyarakat Indonesia mau mampu menjaga,melestarikan,berfikir cerdas,kreatif dan inovatif agar kebudayaan tradisional ASLI Indonesia dapat diminati oleh bangsa nya sendiri kejadian curi-mencuri dan mengakui kebudayaan asli Indonesia oleh Negara lain tidak akan terjadi. Saran : Agar pemerintah dan Masyarakat Negara manapun di dunia ini apabila ingin kebudayaan asli Negara nya tidak diakui oleh Negara lain adalah mulai dengan belajar meningkatkan Kesadaran bahwa pentingnya sebuah budaya tradisonal asli Negara untuk dilestarikan,dijaga keaslian nya dan dilakukan sebuah inovasi agar bangsa tersebut dengan sadar menjaga,melestarikan dan Bangga mengakui kebudayaan bangsa dan Negara nya sendiri. Kritik : Pemerintah dan masyrarakat lebih “SADAR” untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan tradisional Indonesia yang telah mengakar dan banyak penerapan nya membantu nama Indonesia maju dan dipandang oleh Negara lain, dan khususnya juga untuk pemerintah seharusnya meng-“HAK PATEN” kebudayaan-kebudayaan Indonesia agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, agar mampu menyaring kebudayaan dari luar masuk ke Indonesia. Daftar Pustaka http://fajarmaulanablog.wordpress.com/2012/11/20/pengertian-hakikat-ilmu-budaya-dasar-hubunga-kebudayaan-dengan-teknologi/ ( Materi Pokok )

MANUSIA DAN CINTA KASIH

A. Cinta Kasih Dalam Kehidupan Manusia Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwa Darminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan, dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasih. Walaupun cinta kasih memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, saebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan kelurga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhanya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintahNya, dan berpegang teguh pada syariatNya. Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada Allah, Rasulullah, dan berjihad dijalan Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, suami / istri dan kerabat. Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta, dan tempat tinggal. Cinta Menurut Ajaran Agama Islam Untuk mendefinisikan cinta sangatlah sulit, karena tidak bisa dijangkau dengan kalimat dan sulit diraba dengan kata-kata. Ibnul Qayyim mengatakan: “Cinta tidak bisa didefinisikan dengan jelas, bahkan bila didefinisikan tidak menghasilkan (sesuatu) melainkan menambah kabur dan tidak jelas, (berarti) definisinya adalah adanya cinta itu sendiri.” (Madarijus Salikin, 3/9). Hakikat Cinta Cinta adalah sebuah amalan hati yang akan terwujud dalam (amalan) lahiriah. Apabila cinta tersebut sesuai dengan apa yang diridhai Allah, maka ia akan menjadi ibadah. Dan sebaliknya, jika tidak sesuai dengan ridha-Nya maka akan menjadi perbuatan maksiat. Macam – macam Cinta Dalam Islam 1. Cinta kepada Allah cinta yang dibangun karena Allah akan menghasilkan kebaikan yang sangat banyak dan berharga. Ibnul Qayyim dalam Madarijus Salikin (3/22) berkata: “Katakanlah: jika kalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian.” (Ali ‘Imran: 31) 2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan amalan-amalan sunnah setelah amalan wajib. 3. Terus-menerus berdzikir dalam setiap keadaan. 4. Mengutamakan kecintaan Allah di atas kecintaanmu ketika bergejolaknya nafsu. 5. Hati yang selalu menggali nama-nama dan sifat-sifat Allah, menyaksikan dan mengetahuinya. 6. Menyaksikan kebaikan-kebaikan Allah dan segala nikmat-Nya. 7. Tunduknya hati di hadapan Allah 8. Berkhalwat (menyendiri dalam bermunajat) bersama-Nya ketika Allah turun (kelangit dunia). 9. Duduk bersama orang-orang yang memiliki sifat cinta dan jujur. Bila kita ditanya bagaimana hukumnya cinta kepada selain Allah? Maka kita tidak boleh mengatakan haram dengan spontan atau mengatakan boleh secara global, akan tetapi jawabannya perlu dirinci. 1. Bila dia mencintai selain Allah lebih besar atau sama dengan cintanya kepada Allah maka ini adalah cinta syirik, hukumnya jelas haram. 2. Bila dengan cinta kepada selain Allah menyebabkan kita terjatuh dalam maksiat maka cinta ini adalah cinta maksiat, hukumnya haram. 3. Bila merupakan cinta tabiat maka yang seperti ini diperbolehkan. 4. Pemujaan Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.Hal ini ialah karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti , nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya 5. Kasih Sayang Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S.Porwadarminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh. 6. Kemesraan Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab.kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam. “Romeo dan Juliet”, bila di Indonesia kisah” Roro Mendut dan Prono Citro” 7. Belas Kasihan Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berakhlak, manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia menggugah potensi belas kasihnya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Allah. 8. Cinta Kasih Erotis Berlawan dengan kedua jenis cinta kasih tersebut ialah cinta kasih erotis, yaitu kehausan akan penyatuan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang. Pada hakekatnya cinta kasih tersebut bersifat bersifat ekslusif, bukan universal, dan juga barangkali merupakan bentuk cinta kasih yang paling tidak dapat dipercaya. Saran : Realistis dalam berfikir,utamakan allah dan agama untuk mendasari rasa kasih sayang,cinta dan perduli kita terhadap manusia lain nya sebagai apa,siapa dan dengan alasan apa, karena dalam setiap agama pun mengajari bahwa cinta itu baik tidak menyakiti,disakiti,memaksa,dipaksa dan terpaksa, apabila mulai mengarah ke negative itu bukan lah cinta yang baik dan diajarkan oleh masing-masing agama. Kritik : Gunakanlah akal dan pikiran kita untuk memahami makna tujuan dan cinta itu apa, jangan melakukan semua atas dasar cinta yang membutakan dengan tujuan bahagia tapi pada contoh kasus tersebut keinginan mereka bersatu di dunia tidak terjadi karena ketidak berfikiran cerdas mereka bahwa mana yang baik dan buruk serta apa dan tidaknya tentang cinta yang harus dilakukan. Daftar Pustaka Poedjawijatna, I.R. 1986. Etika, Filsafat Tingkah Laku. Jakarta : Bina Aksara. *http://khairulumam-mams.blogspot.com/2012/06/manusia-dan-cinta-kasih.html *http://ditayuditiaa.wordpress.com/2012/10/31/tugas-ibd-2-hubungan-manusia-dan-cinta-kasih/ http://fajarisman31.blogspot.com/2015/05/manusia-dan-cinta-kasih.html

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

BAB I PENDAHULUAN 1. Latar belakang Tidak bisa dipungkiri bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan ragam kebudayaannya, terdiri dari 13466 pulau besar dan kecil. Manusia dan kebudayaan adalah satu hal yang tidak bisa di pisahkan karena di mana manusia itu hidup dan menetap pasti manusia akan hidup sesuai dengan kebudayaan yang ada di daerah yang di tinggalinya. Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, mereka membuntuhkan bantuan dari orang lain untuk bertahan hidup. manusia berinteraksi satu sama lain dan menimbulkan kebiasaan-kebiasaan yang akhirnya menjadi sebuah kebudayaan.Setiap manusia juga memiliki kebudayaan yang berbeda-beda, itu disebabkan mereka memiliki pergaulan sendiri di wilayahnya sehingga manusia di manapun memiliki kebudayaan yang berbeda masing-masing. Perbedaan kebudayaan disebabkan karna perbedaan yang dimiliki seperti faktor Lingkungan, faktor alam, manusia itu sendiri dan berbagai faktor lainnya yang menimbulkan Keberagaman budaya tersebut Seiring dengan berkembangnya teknlogi informasi dan komunikasi yang masuk ke Indonesia diharapkan dapat dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap kebudayaan masing – masing daerah, karena kebudayaan merupakan jembatan yang menghubungkan dengan manusia yang lain. BAB II PEMBAHASAN 1. Definisi Kebudayaan Definisi kebudayaan menurut beberapa ahli : Ki Hajar Dewantara: “Kebudayaan adalah buah budi manusia dalam hidup bermasyarakat” Koentjaraningrat, guru besar Antropologi di Universitas Indonesia: “Kebudayaan adalah keseluruhan sistem, gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan cara belajar” Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan, dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku, dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. 2. Definisi Manusia Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo species (Bahasa Latin yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok, dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan. 3. Hubungan Manusia dan Kebudayaan Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan. Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan ketika manusia sebagai perilaku kebudayaan,dan kebudayaan tersebut merupakan objek yang dilaksanakan sehari-hari oleh manusia Di dunia sosiologi manusia dengan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal,maksudnya walaupun keduanya berbeda tetapi merupakan satu kesatuan yang butuh,ketika manusia menciptakan kebudayaan,dan kebudayaan itu tercipta oleh manusia. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Secara sederhana hubungan manusia dan kebudayaan adalah sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Dalam ilmu sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwi tunggal yang berarti walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan setelah kebudayaan tercipta maka kebudayaan mengatur kehidupan manusia yang sesuai dengannya. DAFTAR PUSTAKA https://parkjiyoung.wordpress.com/2013/01/07/hubungan-manusia-dan-kebudayaan/ http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya#Pengertian_kebudayaan https://coretanandrea.wordpress.com/2013/11/03/definisi-kebudayaan-menurut-beberapa-ahli/ http://nudistaku.blogspot.com/2013/10/makalah-hubungan-manusia-dan-kebudayaan_6.html http://fajarisman31.blogspot.com/2015/03/manusia-dan-kebudayaan.html http://vanillabluse.blogspot.com/2014/05/makalah-manusia-dan-kebudayaan.html

Jumat, 09 Januari 2015

Perkembangan penduduk dunia – Indonesia Nampaknya sukar untuk mengetahui secara tepat kapan munculnya makhluk yang disebut homo sapiens (manusia) di dunia ini. Para Ahli memperkirakan pada sekitar 35.000 tahun yang lalu. Waktunya mungkin tidak dipermasalahkan akan tetapi yang jelas angka pertambahan pendudukanya sangat lambat. Pada tahun 1 sesudah masehi, penduduk dunia diperkirakan berjumlah 250 juta. Jadi membutuhkan waktu 35.000 tahun untuk mencapai jumlah penduduk 250 juta orang. Pada tahun 1650, penduduk dunia diperkirakan berjumlah 500 juta. jadi diperlukan waktu sekitar 1650 tahun menjadikan penduduk dunia dua kali lipat. Pada tahun 1850 penduduk dunia menjadi 1 milyar (1.000.000.000) jumlahnya. Dan masih diperlukan waktu sekitar 200 tahun untuk menjadikan penduduk dua kali lipat dari jumlah sebelumnya. Pada tahun 1930 penduduk dunia diperkirakan mencapai 2 milyar. Dengan demikian hanya diperlukan waktu kurang dari 100 tahun untuk menjadi penduduk dunia dua kali lipat sebelumnya. Pada Tahun 1976 penduduk dunia telah mencapai sekitar 4 milyar. Jadi hanya diperlukan sekitar 36 tahun saja untuk melipatgandakan penduduk dunia dari jumlah sebelumnya Pada tahun 1985 penduduk dunia sudah mencapai 4,845 milyar jiwa. Dalam tempo hanya 9 tahun saja pertambahan penduduknya mencapai 845 juta. Istilah population explotion menggambarkan betapa hebatnya angka pertumbuhan penduduk dunia dewasa ini sehingga sebuah ledakan bom yang dahsyat. Entah bagaimana jadinya planet bumi kita ini pada tahun 2000 mendatang. Berdasarkan perhitungan pada ahli, penduduk dunia pada saat itu akan mencapai 8 milyar. Para ahli dan orang awam sama-sama tercengang melihat fakta perkembangan yang demikian cepat itu. Sehingga mereka sering mereka-reka atau membuat semacam spekulasi, salah satu spekulasi menyebutkan bahwa pada masa 900 tahun mendatang hanya akan terdapat area tempat tinggal 1/32 inci persegi untuk setiap orang didunia (Nuveen, 1966). Teori Tentang Pertumbuhan Penduduk Meskipun masalah kependudukan telah lama diperbincangkan di kalangan masyarakat, namun baru di sekitar abad ke – 18 banyak diantaranya yang mulai menganalisis masalah kependudukan secara sitematis. Meskipun banyak para ahli yang menulis tentang masalah kependudukan di dunia, akan tetapi diantara tokoh-tokoh yang dianggap pakar ilmu kependudukan klasik adalah Thomas Malthus dan Karl Marx, sedangkan untuk generasi berikutnya yang paling menonjol adalah Warren Thompson dengan teori demografi transisinya. sumber :http://elavatir.blogspot.com/p/perkembangan-penduduk-dunia-indonesia.html Balas Teruskan

Rabu, 03 Desember 2014

hukum Negara dan Pemerintah

HUBUNGAN ANTARA HUKUM , NEGARA , DAN PEMERINTAHAN


HUBUNGAN ANTARA HUKUM , NEGARA , DAN PEMERINTAHAN

Hukum yaitu sekumpulan peraturan yang berisi perintah dan larangan yang di buat oleh pihak yang berwenang sehingga dapat di paksakan pemberlakuannya , hukum juga berfungsi untuk mengatur masyarakat agar tertib dan ada sanksi bagi yang melanggarnya . hukum juga system penting bagi pelaksanaan rangkaian kelembagaan .
Hukum juga memiliki beberapa bidang hukum yaitu seperti  :
Hukum perdata
Hukum perdata yaitu suatu bidang hukum yang mengatur hubungan antar individu dalam masyarakat dengan lingkungan tertentu .
Hukum pidana
Hukum pidana yaitu hukum yang mengatur hubungan antara subjek hukum dalam perbuatan yang di larang oleh hukum / undang-undang dan akibat nya di terapkan sanksi berupa pidana / denda bagi yang melanggarnya .
Hukum acara
Hukum acara merupakan ketentuan yang mengatur bagaimana cara dan siapa ysng berwenang menegakan hukum materildalam hal terjadi pelanggaran hukum terhadap materi .

      Negara kita adalah negara yang mengikuti atau menganut  sistem hukum eropa continental yang merupakan system campuran  selain sistem eropa continental  di negara kita masih ada beberapa system lain nya  seperti  adat istiadat , dan hukum agama (syari’ah ) .

NEGARA adalah suatu wilayah yang masyarakat dan  kekuasaannya ,baik politik , militer ,sosial ,ekonomi  atau budaya nya di atur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut . nnegara juga berdiri secara independent dan memiliki  system dan aturan yang berlku ke semua individu yang ada di wilayah tersebut .
Keberadaa negara seperti organisasi secara umum yaitu untuk membantu masyarakat / rakyat untuk mencapai tujuan bersama .

Sebuah negara  juga memiliki syarat primer dan sekunder  yaitu i :
Syarat primer :
-          Memiliki  wilayah
-          Memiliki rakyat
-          Memiliki pemerintahan yang berdaulat

Syarat sekunder :
-          mendapat pengakuan dari negara lain .


Pemerintahan Indonesia adalah negara yang berbentuk satu kesatuan dan memiliki hukum dengan pemerintahan berbentuk republik dan system pemerintahan nya yaitu presidensial  yang memiliki sifat parlementer .

Hukum , negara , dan pemerintahan memiliki satu kesatuan atau keselarasan yaitu , hukum di buat untuk mengatur atau mengontrol suatu negara atau organisasi , Negara yang berdaulat memiliki hukum dan itu dapat mengatur jalan nya suatu negara , sedangkan pemerintahan  berfungsi sebagai pemimpin suatu negara dengan dasar – dasar hukum yang telah ada di negara tersebut .
Jadi negara , hukum dan pemerintahan tidak dapat di pisahkan apa bila salah satu tidak ada maka  suatu negara atau wilayah tidak akan berdiri / berjalan dengan semestinya .












Sumber :

http://www.google.co.id